Tampilkan postingan dengan label ada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ada. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Januari 2014

Sukses Tak Ada Kuncinya Kegagalan Ada Rumusnya

Sukses ternyata tidak ada kuncinya. Tapi kegagalan justru ada rumusnya. Setidaknya, itu kiat Setyo Maharso selama malang-melintang dalam dunia properti. Benarkah kita pasti gagal jika berusaha menyenangkan semua orang? Mengapa kepemimpinan harus seperti kawanan bangau terbang?alam bidang properti, Setyo Ma-harso bukanlah "anak bawang". Ia sudah banyak mengenyam asam-garam. Bahkan, saat masihkuliah semester II, Setyo sudah menjadi konsultan properti dan menekuni bidang kontraktor.

Toh, tak banyak yang tahu meski kuliah di jurusan arsitektur. Setyo Ma-harso sebetulnya bercita-cita menjadi dosen. Namun, bukan berarti dia tak merasa enjoy sebagai pengembang. "Ini adalah profesi yang memberikan beragam peluang dan kesempatan kerja kepada banyak orang," tutur direktur utama PT Cakra Sarana Persada yang juga ketua umum DPP Real Estat Indonesia (DPP REI) periode 2010-2013 itu kepada wartawati Investor Daily Ely Rahmawati dan pewarta foto Tino Okta-viano di Jakarta, baru-baru ini.

Dengan menjadi orang nomor satu di REI dan perusahaannya, PT Cakra Sarana Persada, Setyo Maharso jelas menanggung amanah yang sangat berat Untunglah, pria kelahiran Semarang, 4 November 1958 ini punya bekal pengalaman yang cukup di bidang organisasi.

"Dalam sebuah organisasi, kita harus berjalan beriringan seperti bangau. Kolektivitas sangat penting, karena sebuah keberhasilan dalam organisasi bukan milik saya sendiri. Ada banyak dukungan dari teman-teman lainnya di belakang," papar suami Poppy ini.

Prinsip kebersamaan memang selalu dipegang teguh dan melekat kuat dalam diri Setyo Maharso. "Sejak dulu saya suka sifat kolektif. Kebersamaan membuat saya belajar ba-nyak hal tentang kehidupan orang lain," ujarnya.

Mungkin, karena itulah, di REI pun, Setyo menjadikan masalah kebersamaan dan kekompakan sebagai prioritasnya. "Menjaga kekompakan dan kolektivitas merupakan salah satu tujuan saya di REI. Kami harus bisa merapatkan barisan untuk bersinergi," tegas dia. Berikut petikan lengkap wawancara tersebut

Bisa cerita perjalanan karier Anda?

Boleh dibilang, perjalanan karier saya cukup panjang dan lama, terutama di bidang wirausaha. Saya kuliah Sl di Universitas Diponegoro (Undip) selama tujuh tahun. Ini terjadi karena pada semester II saya memutuskan untuk bekerja. Pekerjaan pertama saya sebagai seorang mahasiswa jurusan arsitektur adalah konsultan, kemudian memasuki dunia kontraktor. Pada akhir kuliah, saya bercita-cita menjadi dosen, tapi malah terdampar menjadi pengembang. Saya aktif di organisasi, di DPD REI DKI Jakarta, sampai akhirnya diberi amanah menjadi Ketua Umum DPP REL

Apakah itu artinya menjadi pengembang bukan cita-cita Anda?

Ha, ha, ha... Saya sangat senang menjadi pengembang. Itu adalah profesi yang memberikan beragam peluang dan kesempatan kerja kepada banyak orang. Sangat bermanfaat, lebih kreatif tanpa batasan. Dengan melihat latar belakang akademi saja, profesi pengembang sudah menarik buat saya.

Saya menyukai profesi ini antara lain karena pernah bekerja sebagai konsultan dan kontraktor. Kedua pekerjaan tersebut telah memberikan saya khasanah dan pengalaman yang penting dalam menapaki karier sebagai pengembang.

Saya bahkan memperpanjang masa kuliah dari seharusnya lima tahun menjadi tujuh tahun di Undip. Saya lulusan 1985, dan wisuda pada 1986. Semasa sekolah, sejak SMP hingga kuliah pun, saya aktif di organisasi. Itu menjadi bekal saya dalam memimpin REI.

Organisasi apa saja yang pernah Anda tekuni?

Banyak sekali, sejak masa sekolah hingga sekarang. Saya sering menjadi ketua kelas, anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), dan sekarang menjadi ketua Ikatan Alumni Undip. Saya lahir dan besar di Semarang, Jawa / Tengah. Sepan- J jang perjalanan j£ berorganisasi.£ banyak tanta- rn ngan, namun bisa diatasi dengan baik. Lepas dari semua itu, banyak manfaat yang saya dapat untuk menambah khasanah dan mematangkan karier di bidang properti.

Bagaimana Anda pertama kali masuk dunia pengembang?

Ini terkait dengan perkenalan saya dengan kakak kelas semasa di SMA Semarang bernama Nugroho Suksmanto. Saat itu, dia menjadi developer di bawah bendera Cakra Group. Saya memulainya dari nol ketika sama-sama di lapangan, hingga menjadi pemegang saham sekaligus sebagai direktur operasional.

Cakra Group telah meluncurkan sederet proyek, antara lain perumahan Jatinegara Baru, Jatinegara Indah, dan rusunami East Park. Setelah itu, kami pun mulai merambah sektor pertambangan dan jasa.

Apa kiat sukses Anda untuk mencapai posisi seperti sekarang?

Untuk menjadi sukses tidak ada kuncinya. Namun, untuk kegagalan ada rumusannya, yaitu kita pasti akan gagal jika berusaha menyenangkan semua orang. Jadilah diri kita apa adanya, Saya tidak bisa melarang orang lain untuk suka atau tidak suka kepada saya. Yang jelas, saya selalu berusaha yang terbaik untuk organisasi yang saya pimpin.

Anda sudah merasa sukses Tidak ada ukuran yang pasti tentang kesuksesan. Bagi saya, yang penting kita melakukan sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat, termasuk menjadi kebanggaan keluarga. Bagi pemimpin, dia harus bisa memberikan teladan dan terobosan bagi yang lain.

Hingga kini, saya selalu menjalin relasi baik dengan teman-teman di REI dan organisasi pengembang lain. Itu adalah cara saya untuk menjaga silaturahim dan kolektivitas dalam REI. Saya berusaha memadukan antara bisnis dan organisasi.

Siapa tokoh inspirator Anda?

Ibu saya. Beliau adalah sosok yang begitu tegar dalam membimbing anak-anaknya, sehingga bisa menjadi "orang". Bila sudah berbicara mengenai ibu maka kita sebagai anak tidak akan bisa melupakan jasa-jasanya.

Anda menerapkan model kepemimpinan seperti apa di perusahaan maupun di REI?

Dalam hal kepemimpinan, saya punya filosofi. Saya sering mengandalkan kepemimpinan layaknya se-kumpulan bangau terbang. Para bangau itu terbang dengan tertib secara bersama-sama dengan satu bangau memimpin di depan. Jika sudah lelah, barulah dia akan ke belakang.

Kawanan bangau terbang dalam formasi "V". Saat terbang berkelompok, sayap bangau paling depan mem-berikan daya dukung bagi bangau di belakangnya, sehingga bangau yang terbang di belakang tidak perlu ber-susah-payah menembus dinding udara di depannya. Begitu seterusnya.

Intinya, saya melihat sebuah organisasi harus berjalan beriringan seperti bangau. Saya melihat kolektivitas itu menjadi hal yang penting karena sebuah keberhasilan itu bukan milik saya sendiri, melainkan ada banyak dukungan dari teman-teman lainnya di belakang.

Sejak dulu saya suka sifat kolektif. Kebersamaan membuat saya belajar banyak hal tentang kehidupan orang lain. Ini juga memberikan pengaruh terhadap kepemimpinan saya di REL Setiap orang butuh rumah, itu pasti. Namun, setiap tingkatan kelas sosial membutuhkan rumah dengan jenis dan harga yang berbeda Di REI, sebanyak 70% merupakan pengembang perumahan kelas menengah bawah dan sisanya 30% pengembang kelas atas.

Dengan filosofi itu, bagaimana Anda bertindak?

Menjadi pemimpin itu butuh ketegasan, dan harus punya prinsip dalam hal apa pun. Di luar itu, tetap memperlakukan orang lain sesuai dengan otoritasnya. Ini akan mendorong orang lain bersikap respek terhadap pimpinannya.

Filosofi bangau terbang selalu saya pegang sampai sekarang. Kita berjalan berombongan, tapi selalu ada pimpinannya dalam mencapai tujuan. Saya bisa tegas, bisa kompromi, dan berusaha memberikan penghargaan yang sewajarnya.

Apakah menjadi Ketum REI merupakan salah satu obsesi Anda?

Saya tidak pernah punya obsesi. Dulu, saya sering menjadi ketua kelas karena mendapat amanah dari teman-teman, bahkan aktif di organisasi karena mendapatkan kepercayaan dari pihak lain. Begitu juga di REI, sejak saya berada di DPD REI DKI Jakarta, saya diamanahi rekan-rekan. Saya tidak punya obsesi karena saya merasa mampu, kemudianteman-teman menghendaki saya untuk maju, maka akan saya jalani.

Apa gebrakan Anda di REI?

Saya punya satu tujuan di dalam organisasi REI, yakni adanya kekompakan dan kolektivitas. Alhamdulillah, dalam 15 tahun terakhir, anggota REI saat ini merupakan jumlah terbanyak, mencapai 2.678 anggota. Kami harus bisa merapatkan barisan untuk bersinergi. Misalnya dalam setiap event atau acara apapun selalu dipenuhi oleh para anggota REI. bii artinya, kami bisa menggerakkan para anggota untuk mencintai organisasi dan perasaaan memiliki. Anggota REI juga harus merasa bahwa organisasi ini bermanfaat bagi mereka, dan itu poin kunci dari keorganisasian.

Di luar itu, kami harus bersama-sama menghadapi kendala Salah satu amanah saya dari pimpinan REI sebelumnya adalah mengegolkan aturan properti asing. Saya mencoba dan semua anggota juga berusaha mengerti. Namun, semua itu harus dilakukan tanpa melewati pendapat otoritas yang berwenang, seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kita semua tahu, BPN menolak keras asing memiliki hak tanah di Indonesia.

Upaya yang telah Anda tempuh?

Anda bisa lihat sendiri, kamimerfg-gelar event rapat kerja nasional (Rakernas) REI 2011 dan pesertanya penuh. Semuanya merasa memiliki organisasi ini. Itu suatu kebanggaan. Namun, tentu saja kami masih punya banyak PR dalam membangun perumahan di Indonesia. Kami adalah mitra pemerintah dalam mengurangi kekurangan perumahan (backlog) yang sudah mencapai ,13,6 juta unit. Dengan demikian, kami harap regulasi yang ada bisa mendorong percepatan perumahan nasional.

Kami berusaha menggandeng pihak lain dalam industri properti, seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPN, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Semuanya harus bersinergi.

Senin, 25 November 2013

A2DA47 ada Apa dengan AK 47

AK-47 mulai di rancang sejak tahun 1943 pada akhir Perang Dunia II oleh Mikhail Kalsahnikov dengn tujuan untuk menghadapi kehebatan senjata yang dimiliki oleh Jeman. Desain AK-47 lebih banyak terinspirasi oleh desain SKS. Senjata ini dirancang untuk memenuhi kwalitas yang lebih baik dalam katagori senapan serbu.

Mengenal Lebih Jauh Senjata Militer AK-47
Mengenal Lebih Jauh Senjata Militer AK-47

Mengenal Lebih Jauh Senjata Militer AK-47


 AK-47 mulai digunakan pada tahun 1945 dan terbukti mempunyai efektifitas dan fleksibilitas yang bagus sebagai senapan tempur. Senjata ini memberikan keuntungan yang besar bagi pasukan Rusia dimana dengan menggunakan AK-47 Rusia banyak memenangkan dalam berbagai medan pertempuran. Ketika perang usai AK-47 didaftarkan kepada Pengadilan Militer dan tahun 1949 senjata ini digunakan sebagai senjata standar tentara Rusia.


Mengenal Lebih Jauh Senjata Militer AK-47



AK-47 mempunyai reputasi yang bagus di seluruh dunia karena mudah digunakan dan termasuk senjata yang tidak mudah rusak juga murah biaya produksinya. Pada tahun 1956 ketika terjadi perang antara Rusia danHungaria, dan pasukan Rusia menjadi pemenangnya, pasukan Rusia memperoleh rampasan perang berupa Pistoldari pasukan Hungaria. Ahli persenjataan Rusia merasa perlu membuat pistol sebagai salah satu alat tempur mereka, sejak saat itu Rusia mulai membuat replika pistol dengan meniru pistol yang diperolehnya dari pasukan Hungaria.




Sementara itu AK-47  tidak hanya dibuat di Rusia saja, berikutnya China juga memproduksi AK-47 yang lebih banyak dikenal dengan type 56 bersamaan dengan banyaknya permintaan Pistol diseluruh dunia.



Mengenal Lebih Jauh Senjata Militer AK-47



Peristiwa dunia terkait dengan AK-47


  • Pada tahun 1983 Mozambik menggunakan AK-47 sebagai icon pada bendera nasional mereka. 
  • Pada tahun 1989 setelah seorang pria di AS menewaskan 5-6 anak-anak sekolah dengan menggunakan  AK-47
  • Mulai 2001 Mujahid Afganistan mulai menggunakan AK-47 dan mempunyai pengetahuan yang baik mengenai senjata ini.
  • Pada 2003 Sadam ditangkap di Irak dengan AK-47 dan kemudian pasukan Irak juga menggunakan AK-47 untuk melawan pasukan Marinir AS

Rabu, 30 Oktober 2013

5 Aliran Seks Bebas Yang Pernah ada di Indonesia

seks bebas

Isu mengenai adanya seks bebas di kalangan PNS kota Bandung sempat membuat heboh bahkan ada surat edaran yang memerintahkan untuk melakukan seks bebas ditempat yang sudah ditentukan bahkan surat edaran ini ditandatangani salah satu pejabat di Kota Bandung.

Namun kebenaran adanya seks bebas dikalangan pns kota bandung masih belum bisa dipastikan dan ada kemungkinan jika surat yang beredar adalah surat palsu yang sengaja dibuat oleh orang tidak bertanggung jawab.

Ternyata selain isu adanya aliran seks bebeas di pns bandung ternyata ada beberapa aliran seks bebas yang pernah ada dan melakukan kegiatannya di Indonesia.

Seperti dikutip dari merdeka.com berikut ini beberapa aliran seks bebas yang pernah ada di Indoenesia berikut ini:

1. Satria Piningit Weteng Buwono
Agus Imam Solihin mendirikan aliran Satrio Piningit Weteng Buwono pada tahun 2002. Agus mengajarkan kepada pengikutnya untuk meninggalkan sholat, puasa, menggugurkan rukun Islam, dan menjalankan hubungan seksual sesama pasangannya secara bersama-sama dalam satu ruangan. Agus sendiri juga mengaku sebagai Imam Mahdi.
Padepokan Agus di Perumnas III Bekasi Timur. Setelah diusir oleh warga, padepokan kemudian pindah ke Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Setelah mengadakan rapat dengan Kejari, kepolisian, Kodim, Kesbanglinmas, Depag, dan beberapa instansi lain, Bakorpakem memutuskan ajaran Satrio Piningit Weteng Buwono menyimpang.
Agus menyerahkan diri ke polisi pada tanggal 29 Januari 2009 setelah beberapa hari diburu polisi. Pada tanggal 30 Juli 2009 Agus Imam Solihin divonis penjara dua tahun enam bulan penjara oleh majelis hakim PN Jaksel.

2. Aliran ‘Surga Adn’ di Cirebon
Pimpinan aliran sesat ‘Surga Adn’ bernama Ahmad Tantowi. Dia ditangkap bersama 8 pengikutnya oleh Reskrim Polda Jawa Barat karena menyebarkan ajaran sesat pada 2010 lalu. Di markas sekte ini, polisi mengamankan emas batangan palsu, senjata keris kuno, logistik tempat pemujaan, aksesoris ritual penyembahan, dan cairan yang diduga untuk pelumas melakukan hubungan intim.
Aliran sesat itu memang membahayakan generasi muda. Sebab ajaran aliran ‘Surga Adn’ salah satunya mengajarkan pensucian dosa bagi para gadis dengan cara disetubuhi. Dan beberapa kesaksian dari mantan pengikutnya menyebutkan bahwa salat lima waktu bisa digantikan dengan membangun rumah singgasana istana tempat tinggal mereka.

3. Aliran Hakekok di Banten
Kesesatan aliran ini diungkap 2009 lalu. Adalah Ketua MUI Banten KH Aminudin Ibrohim yang menyebut bila aliran Hakekok di Kabupaten Pandeglang, Banten merupakan aliran yang menyimpang dari ajaran Islam.
Oleh karena itu MUI Banten mendesak Badan Koordinasi Penganut Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) segera bertindak tegas. Sebab jika terlambat, dikhawatirkan akan lebih meresahkan masyarakat.
Aliran Hakekok di Pandeglang adalah variasi dari tasawuf dan ritual menyimpang. Tata cara ibadah mereka dilakukan di tempat gelap. Selain itu laki-laki dan wanita yang bukan muhrimnya diperbolehkan berhubungan badan.

4. Children of God (COG)
Ajaran ini pernah marak di Bandung, Jakarta dan beberapa kota seks lainnya. Konon sampai sekarang masih aktif dan berpindah-pindah tempat ritual. Ajaran ini membolehkan seks bebas, sebagai bentuk kasih terhadap Tuhan. Salah satu ajaran sesat kelompok ini, Yesus diyakini sebagai hasil hubungan seks antara Allah dan Maria.
Sekte ini dibentuk pada 1968 oleh David Berg di Huntington Beach, California, Amerika Serikat. Bagi para pengikut sekte ini, Berg disebut-sebut sebagai nabi. Karena dilarang, nama sekte ini kerap berganti-ganti nama. Belakangan COG dikenal sebagai Family of Loves (Keluarga Kasih).
Pada 1974, gerakan ini mulai bereksperimen dengan metode penginjilan yang disebut Menjala dengan Lirikan (Flirty Fishing). Metode penginjilan ini dilakukan dengan cara menggunakan seks untuk memperlihatkan kasih Allah dan memenangkan anggota baru dan mendapatkan dukungan.

5. Ajaran Ben titisan Syekh Malik di Majalengka
Ben yang aslinya berasal dari Jatiwangi mengaku sebagai titisan Syekh Malik. Kini Ben tinggal di Wanajaya, Kasokandel dan memiliki pengikut sekitar 20 orang yang merupakan warga sekitar. Sebagian warga memandang ajaran Ben sesat, karena tidak melaksanakan sholat.
Ajaran lain, Ben memperbolehkan anggotanya menikahi wanita yang telah memiliki suami, dan melakukan ritual yang dicurigai warga sebagai ritual sesat. MUI kecamatan Kasokandel, Camat, dan Kapolsek Kasokandel melakukan pengumpulan data penyelidikan terhadap kasus ini.
Nah itulah beberapa aliran seks bebas yang sesat yang pernah ada di Indonesia dan kemungkinan masiah terus dijalankan.

TeKaPe

Selasa, 22 Oktober 2013

PAGE RANK Ada Apa Denganmu

Ni Sob mau Berbagi sedikit pengalaman Tentang PAGE RANK GOOGLE nih. Ceritanya tu aku punya 1 Blog diblogspot Umurnya 4 blnan dan hanya saya isi Postingan cuma 1 aja, setelah itu gak pernah tak update, dan belum saya verifikasi di google webmaster tool, dan gak tak pasang widged alexa, pokoknya habis bikin langsung gak pernah tak apa-apain cuma pasang link di blog ini aja. dan pengunjung tak lebih dari 150 an, pas kemarin tgl 23/07/11 saya iseng2 cek di (prchecker.info) dan hasilnya tak disangka dan tak percaya...Lho KOK DAPAT PR 2 ya.Aneh gak?? atau itu hal yang biasa?? atau mungkin nanti hilang lagi. Nah yang jadi pertanyaan saya adalah Bagaimana sih sebenarnya Google Memberikan PR pada site atau blog itu?? kalau aku baca-baca sih.. untuk Mendapatkan Page Rank tu, diantaranya adalah Blog harus update, Punya banyak postingan yang unik, punya banyak Backlink dan SEO friendly, lawong blog saya yang satu ini tu cuma punya 1 Postingan tok, kok ya di kasih PR 2 :) klu menurut agan2 semua gmna dengan kejadian tersebut? itu hal yang biasa atau hal yang aneh!! oya nih almt blogku yg dapat PR 2 ( http://thisfxblogspot.com )

















Apakah ada yang punya pengalaman seperti saya ya ???....